Ini adalah artikel pertama gue yang di build atau di buat dan publikasi dari Notion. Yang mana, gue menggunakan Notion sebagai CMS atau Content Management System.
emang bisa bang?
Jawabannya sederhana, ya jelas ‘bisa’ dong.
Singkatnya, ini bermula ketika gue sedikit penasaran dengan bagiamana cara membangun sebuah blog dengan menggunakan framework dari Next.js.
Kalau cuma sekedar static page aja bisa kok. Ga perlu A-Z atau tanya sana sini. Tapi, karena gue penasaran dan ingin blog ini bisa aktif dan jadi catatan pribadi gue, akhirnya gue putuskan untuk menggunakan CMS untuk penambahan artikel.
Dalam case ini, sebetulnya bisa banget cuma buat manual dengan format .md, kemudian di upload dan di push ulang ke repo github atau cloudflare pages.
Tapi, tentunya ini bakal makan waktu banget dan bikin boros waktu buat nge-build atau deploy ulang.
Akhirnya, terbesit-lah ide baru dikepala gue:

Yes! gue tanya ChatGPT untuk bantu gue jadiin Notion sebagai CMS nya. dan kembali lagi, ini bukan langkah yang gampang.
- Error
- Bug
- Code yang ga valid
- Syntax yang ga kebaca
- Error line yang seperti green-line KRL
- dan lain sebagainya
Kenapa demikian? Jujur .. gue bukan orang yang ngerti banget soal coding, apalagi framework yang menurut gue gak pernah tersentuh (Next.js, Preact, React, Vue, dll)
Tapi kembali, menurut gue semua bukan halangan dan batasan.
Di era digital saat ini juga, ada AI yang bisa bantu lo buat mewujudkan ide ‘gila’ lo.
Dan akhirnya, artikel ini bisa terpublish dengan bantuan beberapa AI dan limitasi (maklum, namanya juga gratisan)
Bahkan, sampe Antigravity (Code Editor) yang gue pakai-pun semua Agent-nya kena limit.
Apa cuma di situ aja? Engga, claude, ChatGPT, Gemini, semua kena limit.
Hingga akhirnya, semua bisa beres dengan berbagai macam huru-hara dan juga limitasi yang gue alami.
Setelah tahap ini beres, gue sendiri bertanya-tanya “kenapa sih sampai sebegitunya? kenapa sih sampai harus banget jadi dan bisa sesuai apa yang dimau?”
Gak muluk-muluk kok; walaupun di awal tadi gue bilang kalau gue gak ngerti coding, itu gak berarti gue cuma copy paste kodenya aja.
Tapi gue juga coba memahami bagian-bagian yang memang perlu perbaikan.
Setidaknya, basic daripada memahami “oh, part ini ada di directory ini” aja udah lebih dari cukup buat gue.
Sisanya, gue bisa explorasi lagi lebih jauh untuk pengembangan website atau blog ini jadi jauh lebih baik.
Bahkan, dari ide gila gue ini pun gue jadi tau lho kalau ..
- Notion punya tempat buat kita bisa build our own integration
- GitHub punya token aksess API pribadi yang bantu kita buat build
- npm run dev dan npm run build itu punya fungsi yang beda-beda
- Antigravity bisa bantu lo buat aplikasi dari 0 sampai jadi sesuai request
- dan masih banyak lagi.
Intinya, di artikel pertama ini gue ga cuma akan ngomongin tentang journey gue nge-build sesuatu.
Tapi, untuk kedepannya gue akan kembangin lagi, dan bagikan banyak pengalaman gue jauh lebih banyak!